Harga Minyak Naik Lagi, Wall Street Disapu Profit taking

Harga Minyak Naik Lagi, Wall Street Disapu Profit taking

- detikFinance
Jumat, 08 Agu 2008 06:49 WIB
Harga Minyak Naik Lagi, Wall Street Disapu Profit taking
New York - Harga minyak akhirnya berbalik arah setelah terus menerus turun hingga di bawah US$ 120 per barel. Saham-saham di Wall Street pun langsung bergerak melemah mengakhiri rally penguatannya.

Pada perdagangan Kamis (7/8/2008), indeks Dow Jones merosot tajam 224,64 poin (1,93%) ke level 11.431,42. Nasdaq juga melemah 22,64 poin (0,95%) ke level 2.355,73, Standard & Poor's turun 23,12 poin (1,79%) ke level 1.266,07.

Harga minyak untuk kontrak New York akhirnya tercatat naik 1,44 dolar ke level US$ 120,02 per barel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain faktor naiknya lagi harga minyak, saham-saham berbalik arah karena data pengangguran yang ternyata melebihi ekspektasi plus munculnya permasalahan baru dari Citigroup.

Data mingguan yang dirilis, jumlah pengangguran AS ternyata mencatat angka tertinggi sejak Maret 2002. Untuk pekan yang berakhir pada 2 Agustus, jumlah pengangguran meningkat tajam hingga 7.000 menjadi 455.000. Analis semula hanya memperkirakan jumlah pengangguran 420.000.

"Laporan awal bukan merupakan data yang baik bagi pasar karena hal ini meningkatkan keprihatinan tentang pasar tenaga kerja karena bisa menambah kekhawatiran tentang melemahnya aktivitas belanja konsumen," ujar Patrick O'Hare, analis dari Briefing.com seperti dikutip dari AFP, Jumat (8/8/2008).

Pada sesi sore, pasar mendapatkan rumor bahwa Citigroup telah mencapai kesepakatan miliaran dolar dengan regulator. Badan pengawas AS sebelumnya mengumumkan bahwa Citigroup secara prinsip setuju untuk melakukan buyback US$ 7,5 miliar surat berharga yang dimiliki oleh puluhan ribu investor

"Kesepakatan itu kemungkinan akan mengendapkan kesepakatan perusahaan-perusahaan lain yang sebelumnya diduga melakukan hal yang salah saat menetapkan lelang suku bunga surat berharganya," jelas analis dari Briefing.com.

Saham Citigroup tercatat merosot 6,24% ke level 18,47 dolar, sementara Bank of Amerika merosot 5,77% ke level 31,52 dolar. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads