Rupiah Digulung Harga Minyak, IHSG Stabil

Rupiah Digulung Harga Minyak, IHSG Stabil

- detikFinance
Jumat, 08 Agu 2008 11:42 WIB
Rupiah Digulung Harga Minyak, IHSG Stabil
Jakarta - Rupiah mengalami tekanan jual yang cukup tinggi dimana pelaku pasar menggunakan momentum naiknya lagi harga minyak ke US$ 120 per barel sebagai ajang aksi ambil untung.

Jika tren harga minyak terus naik pasar khawatir defisit APBN Indonesia akan membengkak. Namun penurunan rupiah ini masih dinilai wajar karena rupiah telah mengalami kenaikan cukup banyak dalam beberapa pekan terakhir.Β Β  Β 

Sementara pasar saham relatif stabil karena hanya mengalami koreksi tipis. Naiknya harga minyak justru membuat harga saham tambang ikut naik. Β 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan sesi Jumat (8/8/2008) IHSG terkoreksi tipis 0,598 poin (0,03%) menjadi 2.198,413. Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 11.30 WIB turun tajam 57 poin ke posisi 9.152 per dolar AS.

Perdagangan saham sesi I mencatat transaksi sebanyak 25.667 kali, dengan volume 1,299 miliar unit saham, senilai Rp 2,209 triliun. Sebanyak 58 saham naik, 78 saham turun dan 61 saham stagnan.Β Β Β  Β 

Sementara bursa kawasan di Asia Jumat siang ini ditutup bervariasi seperti Hang Seng turun 0,1%, Seoul naik 0,47%, KOSPI naik 0,49%, Nikkei naik 0,34%, Shanghai turun 0,53%, STI Singapura turun 0,61%. Β 

Saham-saham yang turun harganya antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 7.750, Astra Internasional (ASII) turun Rp 300 menjadi Rp 21.600 dan International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 25 menjadi Rp 4.150.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 300 menjadi Rp 5.650, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 50 menjadi Rp 2.475 dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 700 menjadi Rp 13.350. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads