Hal tersebut disampaikan Sekretaris Bapepam Ngalim Sawega dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Jumat (8/8/2008).
"Bapepam-LK tidak pernah mempunyai rencana untuk ke Malaysia melakukan pembicaraan dengan otoritas pasar modal Malaysia (Securities Commission), Bank Negara Malaysia, maupun lembaga pemerintah Malaysia lainnya guna membicarakan hal tersebut," ujar Ngalim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun Ketua Bapepam-LK tidak menghadiri pertemuan di Kuala Lumpur tersebut dikarenakan adanya prioritas kerja lain yang cukup mendesak," ujarnya.
Koran di Malaysia menyebutkan Bapepam pekan ini akan bertemu dengan CEO Maybank Datuk Seri Abdul Wahid Omar. Wahid menurut koran Business Times ingin segera membeli BII.
Wahid dikabarkan mendesak pengawas pasar modal Indonesia untuk memberi Maybank jangka waktu lebih lama dari ketentuan tender offer hingga 5 tahun.
(ddn/ir)











































