"Kita masih menunggu penjelasan dari BII, jadi kita belum bisa membuka suspensi," kata Dirut BEI, Erry Firmansyah dalam jumpa pers 31 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia di gedung BEI, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (11/8/2008).
Diakui Erry, memang ada kemungkinan saham BII akan turun setelah suspensinya dicabut. Maka itu lanjut Erry, pembukaan suspensi BII baru akan dilakukan sampai informasinya jelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal-hal seperti itulah, kata Erry, yang akan ditanyakan ke BII. Namun hingga kini BII belum memberikan jawaban atas permintaan penjelasan itu.
"Tapi kita minta sesegera mungkin," katanya.
Saham BII disuspensi sejak 31 Agustus 2008 setelah keluar pengumuman Bank Negara Malaysia yang melarang Maybank meneruskan akuisisi saham milik Konsorsium Sorak di BII. Sebelum disuspensi harga saham BII ada di level Rp 460 per saham. (ir/qom)











































