IHSG Terpangkas 62 Poin

IHSG Terpangkas 62 Poin

- detikFinance
Senin, 11 Agu 2008 16:11 WIB
IHSG Terpangkas 62 Poin
Jakarta - Turunnya harga minyak dunia ke US$ 116 per barel membuat saham-saham tambang terpangkas. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun tak berdaya dengan aksi jual saham energi besar-besaran.

Investor begitu khawatir turunnya harga minyak akan menyeret pelemahan harga komoditas seperti tambang dan batubara.

Akibatnya, pada penutupan perdagangan saham Senin (11/8/2008) IHSG turun tajam 62,006 poin (2,82%) menjadi 2.133,920. Indeks LQ-45 turun 14,139 poin (3,11%) menjadi 439,934 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 13,633 poin (3,78%) menjadi 347,301.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG bergerak melawan arus dibanding bursa kawasan yang Senin ini justru kebanyakan menguat seperti Seoul naik 0,79%, KOSPI naik 0,83%, Nikkei naik 1,99%, STI Singapura naik 0,48% dan Taiwan naik 1,62%. Sedangkan bursa China yaitu Shanghai dan Hang Seng turun masing-masing 0,12% dan 5,21%.

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)hari mencatat frekuensi sebanyak 51.811 kali, dengan volume 2,398 miliar unit saham, senilai Rp 3,417 triliun. Sebanyak 26 saham naik, 180 saham turun dan 48 saham stagnan.

Saham-saham yang merosot harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 500 menjadi Rp 5.150, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 900 menjadi Rp 17.600, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 550 menjadi Rp 12.700, Indika Energy (INDY) turun Rp 350 menjadi Rp 2.550, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 75 menjadi Rp 2.375 dan Timah (TINS) turun Rp 375 menjadi Rp 2.600.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Hexindo (HEXA) naik Rp 50 menjadi Rp 2.800, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 25 menjadi Rp 2.975 dan Kalbe Farma (KLBF) naik Rp 20 menjadi Rp 750. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads