"September nanti kami akan melakukan PUT dengan HMETD senilai Rp 3,778 triliun. Dananya untuk mengambil alih PT Asia Mobile," ungkap Head of Investor Relations TRUB, Gamala V Katoppo saat dihubungi detikFinance, Selasa (12/8/2008).
Sektor telekomunikasi memang salah satu bidang yang sedang dibidik TRUB untuk melakukan ekspansi usaha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya pada 10 September mendatang, TRUB akan menggelar RUPS Luar Biasa untuk meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana rights issue berikut akuisisi PT Asia Mobile.
Struktur rights issue yang ditawarkan terdiri dari penawaran saham baru sebanyak 4.197.786.413 saham di harga Rp 900 per saham. Target dananya sebesar Rp 3,778 triliun.
Jadwal pelaksanaan rights issue rencananya dilakukan pada 24-29 September 2008. Bertindak selaku pembeli siaga adalah Brilliant Capital Pte Ltd.
"Seluruh dana akan digunakan untuk membeli obligasi tukar (convertible bond) Brilliant Capital senilai Rp 3,778 triliun. Baru kemudian obligasi tersebut akan ditukar dengan saham Asia Mobile," jelas Gamala.
Nilai pembelian seluruh obligasi tukar Brilliant Capital setara dengan 1.092.123.375 saham atau 99,38% saham Asia Mobile.
"Saham yang akan ditukar tersebut, tadinya milik PT Pertiwi Indonesia yang menguasai 99,38% saham di Asia Mobile," ujar Gamala.
Gamala mengungkapkan bahwa Pertiwi Indonesia memiliki utang ke Brilliant Capital. Untuk pelunasan utang-utangnya, Pertiwi Indonesia melepaskan seluruh sahamnya untuk dijual yang kemudian akan diambil alih oleh TRUB.
Asia Mobile adalah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi Base Transceiver Station (BTS), penyediaan BTS dan pemasangan receiver di gedung-gedung perkantoran.
Asia Mobile merupakan induk usaha dari 3 perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi. Asia Mobile menguasai 37% saham di PT Hutchison CP Telecommunications, 99% saham PT Telindo Nusantara dan 51% PT I-Mobile. (dro/ir)











































