"Apa yang disebutkan Pak Agus tadi akan kami kaji untuk opsi pendanaan capex dan investasi US$ 1,6 miliar," ujar Direktur Utama SMGR, Dwi Soetjipto usai penandatanganan kerjasama dengan Mandiri di Plaza Mandiri, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (12/8/2008).
Dana senilai US$ 1,6 miliar tersebut terdiri dari biaya investasi pembangunan PLTU US$ 573 juta, pembangunan pabrik semen di Makassar dan Jawa Tengah US$ 670 juta. Total biaya investasi sekitar US$ 1,25 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Komposisi pendanaannya US$ 875 juta denominasi valas terdiri dari global bond antara US$ 300-500 juta dan sisanya pinjaman bank asing. Kemudian US$ 725 juta denominasi rupiah terdiri dari kas internal US$ 500 juta, sisanya US$ 225 juta kombinasi pinjaman bank lokal dan obligasi rupiah," papar Direktur Keuangan SMGR, Cholil Hasan.
Terkait dengan pendanaan tersebut, Direktur Utama Mandiri, Agus Martowardojo mengatakan pihaknya siap mengucurkan dana ke SMGR hingga Rp 4 triliun.
"Kerjasama dengan SMGR sudah terjalin dengan baik selama ini. Untuk pendanaan SMGR, kami siap mengucurkan dana hingga Rp 4 triliun. Tinggal apakah SMGR akan mengambil fasilitas ini atau tidak," ujar Agus. (dro/ir)











































