"Ya kira-kira segitu nilai pembelian Enel Spa di Bayan," ujar Corporate Secretary BYAN, Jenny Quantero saat dihubungi detikFinance, Selasa (12/8/2008).
Dalam penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) yang telah dilangsungkan 6-8 Agustus lalu, BYAN melepas 25% sahamnya ke publik. Total saham yang dilepas mencapai 833,333 juta di harga Rp 5.800 per saham. Total dana yang diraih BYAN melalui IPO mencapai Rp 4,83 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Enel SpA merupakan perusahaan jasa energi peringkat 3 asal Italia. Enel memasok kebutuhan listrik di Eropa, Amerika Utara dan Amerika Latin dengan total kapasitas mencapai 50 ribu megawatt.
Enel juga merupakan distributor gas alam peringkat dua di Italia dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 12%.
Meski Jenny belum mau mengungkapkan kaitan antara masuknya Enel dengan kinerja BYAN ke depannya, namun kabarnya investasi tersebut terkait dengan rencana Enel masuk ke penyediaan energi berbahan bakar batubara.
Sementara dalam pencatatan saham perdana di BEI hari ini saham Bayan ikut terkena getah pelemahan terdalam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Saham Bayan turun Rp 350 menjadi Rp 5.450 per saham. (dro/ir)











































