Pada perdagangan valas pukul 08.00 WIB, Selasa (19/8/2008) rupiah ada di level 9.180 per dolar AS dan bergerak di kisaran 9.175-9.185 per dolar AS.
Posisi rupiah Selasa pagi ini relatif tidak banyak berubah dari penutupan perdagangan Jumat pekan lalu (15/8/2008) di level 9.185 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Analis pasar uang Farial Anwar mengatakan, penurunan harga-harga komoditas belakangan ini terutama disebabkan adanya peralihan permainan para spekulan yang tadinya bermain di komoditas seperti minyak dan sebagainya, kemudian beralih ke dolar AS.
"Itulah sebabnya mengapa dolar AS mengalami penguatan terhadap seluruh mata uang dunia akhir-akhir ini. Padahal belum lama kita mendengar isu tentang resesi ekonomi AS. Hal ini menunjukkan spekulan-spekulan itu melihat dolar AS lebih menarik daripada komoditas, meskipun ekonomi AS sedang guncang," papar Farial ketika dihubungi pekan lalu.
Namun pada perdagangan Senin waktu AS (18/8/2008), dolar AS sedikit terkoreksi terhadap euro karena aksi ambil untung setelah beberapa hari menguat dengan mengandalkan sentimen pelemahan ekonomi di Uni Eropa.
Euro ada di posisi 1,4696 dolar AS yang menguat dibanding pekan lalu di level 1,4685 dolar AS. Sedangkan terhadap mata uang Jepang, dolar AS turun ke 110,09 yen dari sebelumnya 110,48 yen. (ir/ir)











































