Ditengah perdagangan yang sangat beriak, indeks saham di AS pada perdagangan Rabu (20/8/2008) ditutup naik tipis. Dow Jones naik 68,88 poin (0,61%) ke level 11.417,43, Nasdaq naik 4,72 poin (0,20%) ke level 2.389,08 dan S&P naik 7,85 poin (0,62%) ke level 1.274,54.
Saham-saham bergerak naik turun setelah harga minyak kembali merayap naik. Pada perdagangan kemarin, kontrak utama minyak jenis light pengiriman September ditutup naik 1,11 dolar ke level US$ 114,98 per barel. Minyak jenis Brent naik 45 sen ke level US$ 114,36 per barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sentimen itu sekaligus mampu mengangkat Wall Street dari keterpurukan setelah terus menerus didera kekhawatiran seputar kredit macet yang menghantui bank-bank investasi besar AS.
"Laporan yang kuat dari HP setelah penutupan kemarin malam sepertinya kembali memperkuat bullish, ditengah laporan keuangan kuartal lainnya yang sama sekali tidak menginspirasi Wall Street," jelas Andrea Kramer dari Schaeffer's Investment Research seperti dikutip dari AFP, Kamis (21/8/2008).
Namun pada pialang tetap berhati-hati seputar masa depan dari dua perusahaan pembiayaan perumahan terbesar AS, Fannie Mae dan Freddie Mac. Saham Freddie Mac tetap terpuruk hingga 22%, sementara Fannie Mae juga terpangkas 27%.
(qom/qom)











































