Untuk akuisisi itu, perusahaan menyiapkan dana US$ 15 juta yang sumbernya berasal dari pinjaman bank dan internal perusahaan.
"Jadwal pelaksanaan akuisisi direncanakan akhir Oktober 2008 telah rampung. Saat ini statusnya masih dalam tahap pembahasan internal di tingkat manajemen perusahaan," kata Direktur PT Rabu Prabu Energi, Gemilang Zaharin dalam keterbukaan informasi di BEI, Kamis (20/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Gemilang, produksi minyak dan gas perseroan saat ini belum mencapai tingkat yang optimal. Maka itu sumur yang ada di Sumatra Selatan yaitu Abab yang terdiri dari 173 sumur, Raja yang terdri dari 114 sumur dan Dewa sebanyak 60 sumur akan lebih dioptimalkan.
Nilai investasi untuk work over dan drilling baru tersebut diperkirakan mencapai US$ 150 juta dengan dana dari bank. Jadwal work over dan drilling sekitar Oktober 2008.
Perseroan juga dalam waktu dekat berencana untuk membangun 1 gedung perkantoran di Jalan TB Simatupang Jakarta dengan investasi US$ 60 juta dengan 32 lantai. Dua apartemen senilai US$ 190 juta dan 1 hotel di sekitar Ancol dengan investasi US$ 50 juta
Ratu Prabu sebelumnya bernama PT Arona Binasejati Tbk (ARTI) yang merupakan perusahaan yang bergerak di industri kayu terpadu. Bisnis perseroan terpuruk seiring pengetatan pengawasan terhadap illegal logging yang membuat banyak industri kayu terpadu sulit mendapatkan bahan baku. Kemudian perseroan mengalihkan usahanya ke pertambngan dan properti. (ir/qom)











































