Saham-saham di Asia pada perdagangan Kamis (21/8/2008) melemah di tengah kekhawatiran melemahnya kinerja ekspor akibat perlambatan ekonomi.
Nikkei-225 di Tokyo melemah 0,3% ke level 12.670. Di Asia Pasifik, luar Jepang, saham-saham tercatat turun 0,7% mendekati level terendah dalam 17 bulan berdasarkan indeks MSCI. Hang Seng melemah 1,3%, Shanghai melemah 1,7%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan IHSG tercatat naik 25,263 poin (1,22%) ke level 2.094,961, LQ 45 naik 5.936 poin (1,39%) ke level 432,705. Sementara rupiah masih tenang di level 9.145 per dolar AS.
Perdagangan di seluruh pasar mencatat 29.148 kali transaksi dengan volume 1.871 juta lembar saham senilai Rp 1,7 triliun. Sebanyak 107 saham naik, 46 saham turun dan 46 saham stagnan.
Saham-saham yang mencatat kenaikan harga antara lain Bumi Resources (BUMI) naik Rp 50 menjadi Rp 5.300, Mitra Rajasa (MIRA) naik Rp 40 menjadi Rp 920, PGN (PGAS) naik Rp 75 menjadi Rp 2.500, Bakrie & Brothers (BNBR) naik Rp 10 menjadi Rp 350, Timah (TINS) naik Rp 225 menjadi Rp 2.500.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 25 menjadi Rp 2.900, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 50 menjadi Rp 5.250, PT Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) turun Rp 10 menjadi Rp 550. (qom/ddn)











































