Pada perdagangan Jumat (22/8/2008), IHSG diprediksi akan kembali menguat, dengan sektor komoditas masih menjadi penentu arah pergerakan. Penguatan ini meneruskan laju IHSG kemarin yang ditutup menguat 18,553 poin (0,90%) ke level 2.088,251.
Naiknya kembali harga minyak mentah dunia yang sempat menembus US$ 122 per barel diharapkan menguatkan kembali saham-saham komoditas yang sempat terpuruk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut rekomendasi saham hari ini:
Panin Sekuritas:
IHSG kemarin kembali bergerak menguat menyusul berlanjutnya aksi beli terhadap saham pertambangan dan perkebunan. Saham pertambangan mendapat sentimen positif dari rencana pemerintah memberlakukan kuota ekspor hasil tambang, antara lain timah. Secara teknikal, IHSG terlihat mencoba menembus kembali level 2.100. Meski demikian, perlu diperhatikan kemungkinan harga minyak dunia kembali melemah, yang dapat membawa sentimen negatif bagi indeks. Kisaran support-resistance 2.062-2.112.
Optima Securities:
Indeks melanjutkan penguatan sebesar 18 poin keposisi 2.088 ditengah bursa regional yang melemah dipicu sektor pertambangan dan perkebunan yang menguat lebih dari 2% seiring menguatnya harga komoditas. Indeks diperkirakan menembus level 2.100 dkisaran 2.070-2.110 dengan pilihan saham: AALI, INDF, TBLA, HEXA, dan UNSP.
eTrading Securities:
Bursa Indonesia pada perdagangan kemarin berhasil kembali menguat setelah sentimen positif dari penguatan harga-harga komoditas dunia, terlebih CPO membawa kepercayaan investor kembali ke saham-saham komoditas. Indeks berhasil ditutup menguat 0,9% ke level 2088,3 dengan ditopang oleh para CPO dan Coal player.
Â
Sementara bursa US pada perdagangan kemarin bergerak mixed dan berakhir dengan penguatan tipis. Reboundnya beberapa saham sektor finansial berhasil mengalahkan sentimen negatif dari melonjaknya harga minyak dunia yang kembali ke kisaran level US$121/barrel. Sementara bursa Asia pada perdagangan hari ini, mayoritas dibuka melemah seiring sentimen negatif dari lonjakan harga minyak dunia.
Â
Bursa Indonesia sendiri tampaknya akan lebih diuntungkan dari lonjakan harga minyak dunia kemarin. Penguatan harga minyak dunia akan turut membawa harga komoditas lainnya menguat, sehingga menjadi sentimen positif bagi bursa Indonesia yang masih mengandalkan sektor mining dan plantation. Kembali menguatnya harga CPO di Malaysia juga menjadi sentimen positif bagi bursa hari ini. Namun disarankan investor untuk tetap melakukan short-term trading seiring potensi kuat terjadinya profit taking pada perdagangan akhir pekan ini. Rentang pergerakan indeks akan berada pada kisaran 2060-2100.
(qom/qom)











































