Pada perdagangan kemarin di pasar global, euro diperdagangkan di level 1,4898 dolar, menguat tajam dari posisi sebelumnya di 1,4745 dolar. Mata uang AS ini juga merosot atas yen ke posisi 108,46 yen, dibandingkan sebelumnya di posisi 109,88 yen.
"Dolar AS tertekan oleh keprihatinan baru seputar kesehatan sistem finansial AS," ujar analis Lee Hardman dari Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ seperti dikutip dari AFP, Jumat (22/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara pada perdagangan pagi ini, rupiah masih stabil di kisaran Rp 9.148 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.147 per dolar AS. Jika aksi pembelian portofolio investasi terus berlanjut, maka penguatan rupiah diprediksi akan terus berlangsung. (qom/qom)











































