Pada perdagangan saham awal pekan Senin (25/8/2008) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih bisa positif dengan mengikuti gerak bursa regional dan Wall Street.
Pada Senin pagi ini, indeks Nikkei Jepang menguat 1,04% mengikuti saham di Wall Street pada penutupan akhir pekan Jumat (22/8/2008). Indeks Dow Jones naik 197,85 poin (1,73%) menjadi 11.628,06, Nasdaq naik 34,33 poin (1,44%) menjadi 2.414,71 dan S&P 500 naik 14,48 poin (1,13%) menjadi 1.292,20.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika diperhatikan kembali, IHSG bergerak searah dengan harga komoditas terutama harga minyak dan batubara. Untuk itu, awal pekan ini perlu diwaspadai pula tekanan pada harga komoditas (profit taking) setelah beberapa hari berturut-turut menguat. Kisaran support-resistance untuk hari ini 2.080-2.167.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Optima Securities
Indeks pada akhir pekan naik 32 poin ke level 2.120 didorong saham komoditas seiring reboundnya harga minyak. Peluang kenaikan lebih lanjut masih terbuka terlihat dari indikator RSI yang mencoba keluar dari area oversold dan tanda reversal dari MACD. Indeks diperkirakan bergerak di level 2.110-2.130 dengan pilihan saham: LSIP, UNTR, AALI, ANTM, dan TINS.
eTrading Securities
Fotalitas minyak semakin membesar, setelah pekan lalu melambung US$ 4 menjadi US$ 121 dan membawa IHSG melonjak 1,5% disertai penembusan level 2.100, hari ini tergerus US$ 6 balik dan kembali ke level US$ 114. Pergerakan US dollar mentukan harga minyak. Sementara itu nikel turun pesat -3%, namun Tin melawan trend penurunan, naik 9%.
Pedagangan regional, Dow +1,7% dibalik estimasi inflasi akan merendah, spekulasi penjualan saham Lehman brothers dan penurunan harga minyak. Perdagangan Regional pagi ini di buka menguat, Nikei +2% dan Singapore +1%.
Indonesia diperkirakan akan bergerak terbalik dengan regional, komoditas menjadi driver index. Setelah tiga hari kenaikan berturut-turut IHSG diperkirakan akan terkoreksi awal pekan ini. Pagi ini harga batu-bara mingguan turun 1% namun seperti Tin dan CPO melawan trend penurunan, Tin +9%
dan CPO +3%. Saran investasi kita masih seperti pekan kemarin, yaitu Diversifikasi antara Bank, Cement & Commoditas. Kita menyarankan investor untuk mencermati beberapa komoditas yang berfundamental kuat dan memanfaatkan penurunan akibat sentiment minyak dunia, i.e. TINS.
Pagi ini saham yang diperkirakan akan bergerak naik, BBRI, BBCA, BMRI dan Cement plays, INTP dan SMGR. Sementara commoditas akan menghesa nafas hari ini. Range indek berkisar antara 2.100 β 2.135.Β Β (ir/ir)











































