"Menurut pantauan underwriter hal itu diharapkan tidak terlalu berpengaruh terhadap saham TRAM," ujar Direktur Keuangan Trada, Danny de Mita saat dihubungi detikFinance, Senin (25/8/2008).
Tadinya, TRAM menjadwalkan pencatatan saham 12 Agustus 2008. Rencananya, perseroan akan melepas 45,81% saham atau setara dengan 4 miliar sahamnya ke publik di harga Rp 125 per saham atau total dana yang akan diraih sekitar Rp 500 miliar. Bertindak sebagai penjamin emisi PT Danama Makmur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Efektif kami harapkan dalam 1-2 hari ini. Rencana listing kemungkinan besar awal September," ujar Danny.
Sementara PT Primepetro Services, calon emiten bursa yang juga mundur jadwal listingnya lantaran belum memperoleh efektif Bapepam, juga menyatakan optimistis listing di bulan puasa.
"Target kami sih listing di pertengahan September. Biar pun puasa, tapi kami yakin kok dengan saham kami nanti. Biasanya kan pasar saham lesu awal-awal puasa saja," ujar Corporate Secretary Primepetro, Erland Hidayat.
Tadinya Primepetro menargetkan pernyataan efektif diperoleh pada 14 Agustus 2008, sehingga masa penawaran dapat dilaksanakan pada 19-21 Agustus 2008 dan pencatatan (listing) di bursa pada 26 Agustus 2008.
Rencananya Primepetro akan melepas 1,782 miliar saham di harga Rp 205 per saham dan target perolehan dana IPO sebesar Rp 365,31 miliar. Untuk keperluan ini, perseroan menunjuk PT Madani Securities, PT Recapital Securities dan PT Ciptadana Securities selaku penjamin emisi. (dro/ir)











































