Wall Street Terpuruk Lagi

Wall Street Terpuruk Lagi

- detikFinance
Selasa, 26 Agu 2008 07:00 WIB
Wall Street Terpuruk Lagi
Jakarta - Saham-saham di Wall Street kembali terpuruk setelah keluarnya data penjualan rumah yang merefleksikan anjloknya harga rumah dan rekor jumlah rumah 'menganggur'.

Pada perdagangan Senin (25/8/2008), indeks Dow Jones merosot 241,81 poin (2,08%) ke level 11.386,25, Nasdaq turun 49,12 poin (2,03%) ke level 2.365,59 dan S&P turun 25,35 poin (1,96%) ke level 1.266,85.

Asosiasi Industri Real Estate AS melaporkan bahwa penjualan rumah naik 3,1% selama Juli, ke level tertinggi dalam 5 bulan dan lebih baik dari ekspektasi. Namun jika dilihat dalam 12 bulan, penjualan rumah dan apartemen itu tetap berarti turun 13,2%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan harga rumah secara rata-rata juga turun 7,1% dibandingkan tahun lalu. Data ini sekaligus semakin menambah keragu-raguan akan pemulihan ekonomi yang telah menyebabkan sektor perumahan terus terpuruk.

Kenaikan tipis penjualan rumah selama Juli itu merefleksikan kenaikan penjualan rumah-rumah yang disita pada harga yang lebih murah.

"Sebuah perbaikan yang nyata masihlah jauh," jelas ekonom Ian Shepherdson dari High Frequency Economics seperti dikutip dari AFP, Selasa (26/8/2008).

Al Goldman, analis dari Wachovia Securities menambahkan, saham-saham finansial kembali tertekan oleh kabar pengambilalihan Columbian Bank and Trust of Topeka oleh regulator dan kekhawatiran bahwa Lehman Brothers tidak akan memperoleh mayoritas investasinya di Korea Selatan.

Minyak Naik Lagi

Sementara harga minyak kemarin ditutup naik lagi ditengah tipisnya transaksi. Kontrak utama minyak jenis light pengiriman Oktober naik 52 sen menjadi US$ 115,11 per barel.

Di London, minyak jenis Brent pengiriman Oktober juga naik 11 sen ke level US4 114,03 per barel.

(qom/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads