Maybank Ingin Tuntaskan Akuisisi BII pada September

Maybank Ingin Tuntaskan Akuisisi BII pada September

- detikFinance
Selasa, 26 Agu 2008 07:30 WIB
Maybank Ingin Tuntaskan Akuisisi BII pada September
Jakarta - Di tengah semua permasalahan yang belum tuntas, Malayan Banking Berhard (Maybank) tetap berharap bisa menyelesaikan transaksi akuisisi BII pada September.

"Kami masih tetap ingin melanjutkan transaksi ini dan kami sedang berdiskusi dengan sejumlah pihak untuk mencari solusi," ujar chief executive Maybank, Abdul Wahid Omar seperti dikutip dari Reuters, Selasa (26/8/2008).

Maybank sebelumnya telah sepakat untuk membeli 55% saham BII dari konsorsium Temasek dan Kookmin Bank senilai US$ 2,7 miliar. Namun saat transaksinya akan tuntas, Bank Sentral Malaysia membatalkan transaksi dengan alasan keluarnya aturan tender offer dari Bapepam yang akan merugikan BII.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam aturan tender offer itu diwajibkan adanya pelepasan 20% saham setelah kurun waktu 2 tahun. Hal itu dinilai Bank Negara Malaysia akan merugikan Maybank.

Padahal menurut Ketua Bapepam LK Fuad Rahmany, aturan itu bisa sangat fleksibel. Maybank bisa saja tidak melepas 20% sahamnya dalam kurun waktu 2 tahun jika kondisi pasar sedang tidak baik.

Akibat segala ketidakjelasan tersebut, saham BII dikenakan suspensi sejak lebih dari 2 pekan silam. Investor di pasar saham pun hanya bisa gigit jari karena pembekuan saham BII yang sudah berlangsung sekian lama itu.

Wahid menegaskan, pihaknya tidak melakukan negosiasi lagi untuk masalah harga. Maybank juga tidak mengajukan proposal baru untuk akuisisi BII tersebut kepada BNM.

"Saya kira kita semua bekerja pada konteks penjualan saham yang sekarang ini. Banyak diskusi baik dengan Bapepam dan Temasek untuk mencari jalan bagaimana kita bisa bergerak kedepan. Namun tak ada isu untuk negosiasi ulang soal harga," tambahnya.

(qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads