Pasar Saham Banyak Kerikil

Pasar Saham Banyak Kerikil

- detikFinance
Selasa, 26 Agu 2008 07:31 WIB
Pasar Saham Banyak Kerikil
Jakarta - Pasar saham dalam negeri harus melewati banyak kerikil. Buruknya bursa saham di Wall Street dan sepinya perdagangan menjadi rintangan pada perdagangan saham hari ini.

Alhasil, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham Selasa (26/8/2008) diprediksi masih belum bisa keluar dari tekanan dan cenderung bergerak variasi.

Pelaku pasar akan mewaspadai jatuhnya Wall Street yang juga mulai diikuti melemahnya bursa regional seperti Nikkei Jepang yang Selasa pagi ini turun 168 poin (1,31%). Wall Street melemahΒ  setelah keluarnya data penjualan rumah yang merefleksikan anjloknya harga rumah dan rekor jumlah rumah tak terjual.Β Β Β Β Β Β 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Senin waktu AS (25/8/2008), indeks Dow Jones merosot 241,81 poin (2,08%) ke level 11.386,25, Nasdaq turun 49,12 poin (2,03%) ke level 2.365,59 dan S&P turun 25,35 poin (1,96%) ke level 1.266,85.

Banyaknya sentimen negatif di pasar global itu akan membuat pelaku pasar dalam negeri cenderung mengurangi dulu belanja sahamnya yang berakibat pada tipisnya perdagangan.

Sementara pada penutupan perdagangan saham Senin kemarin (25/8/2008) IHSG naik 6,733 poin (0,32%) menjadi 2.127,224.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Panin Sekuritas

IHSG kemarin ditutup menguat tipis setelah sempat tertekan akibat melemahnya harga komoditas minyak. Meski demikian, secara volume jumlah perdagangan kemarin relatif sangat sepi. Hal tersebut mengindikasikan investor masih melakukan 'wait and see' terkait arah harga minyak untuk jangka pendek. Sementara hari ini kami perkirakan IHSG akan kembali bergerak mixed terbatas dengan kisaran support-resistance 2.108-2.167.

eTrading Securities


Kemarin menjadi perdagangan yang paling senyap dalam dua tahun terakhir. Likuiditas menunjukan kejenuhan investor terhadap fluktuasi pasar yang tidak pasti. Terlalu banyak spekulator membanjiri maket global. Investor domestik masih mendominasi indek.

Di US, Dow mengawali pekan dengan penurunan 241 poin (-2%) menjadi 11.386. kekawatiran atas krisis credit yang akan menimbulkan kerugian yang besar terhadap sektor financial.

Sementara di asia regional di buka mengikuti Dow. STI -1%, KLSE -0,6%, dan Nikkei -1,2%. Harga CPO masih terus tertekan turun -5% hari ini menjadi RM2.590/ton. Untuk pekan ini fokus masih pada harga Komoditas. Harga minyak dunia melayang pada $115/barrel.

Diperkirakan Perdagangan hari ini kan sepi seperti kemarin. Tidak ada katalis untuk perdagangan untuk jangka pendek, sementara untuk pergerakan indeks masih akan melemah seiring nilai transaksi. Kecenderungan menjual terlihat lebih besar, saran kita untuk tetap berapa pada counter blue-chip, seperti PTBA, BUMI, BBRI, BBCA, TLKM, dan ASII. Range Perdagangan hari ini 2.090 – 2.150. (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads