BEI Anggap Masalah Royalti Bumi - Adaro Sudah Jelas

BEI Anggap Masalah Royalti Bumi - Adaro Sudah Jelas

- detikFinance
Rabu, 27 Agu 2008 16:29 WIB
BEI Anggap Masalah Royalti Bumi - Adaro Sudah Jelas
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai masalah royalt dua emiten batubara PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sudah cukup jelas kalau dilihat dari mekanisme pasar.

"Jadi secara mekanisme pasar modal semuanya sudah clear. Tinggal menunggu menunggu mekanisme penyelesaian dari pemerintah. Kan sudah ada beberapa usulan. Kami tunggu saja," jelas Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah usai RUPSLB BEI di hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (27/8/2008).

BEI kini menyerahkan masalah tunggakan royalti batubara Bumi dan Adaro pada pemerintah. Karena dari kacamata bursa, dua emiten tersebut dianggap sudah memberikan penjelasan yang cukup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami masih menunggu solusi seperti apa dari pemerintah," ujar Erry.

Pemerintah sendiri telah melakukan pencekalan terhadap sejumlah perusahaan besar batubara karena masih menunggak pembayaran pajak dan royaltinya.

Bahkan ditjen imigrasi telah mengeluarkan daftar cekal untuk direksi di perusahaan batubara yang bermasalah seperti PT Arutmin Indonesia, PT Kaltim Prima Coal, PT Adaro, dan PT Berau Coal selama enam bulan mulai Agustus 2008 sampai Januari 2009. (dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads