Kenaikan harga akan dilakukan secara bertahap seiring dengan kenaikan harga bahan baku bangunan yang juga meningkat.
"Kenaikan harga material memang tidak bisa kita hindari, sehingga kenaikan itu juga mempengaruhi harga jual. Tapi untuk semester II ini kenaikan tidak akan lebih besar dari sebelumnya, kemungkinan sekitar 5%," ujar Direktur penjualan danΒ pengembangan usaha BSDE, Teky Mailoa, dalam jumpa pers di Mid Plaza, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Rabu (27/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan optimistis bisa meraih target penjualan sebesar Rp 2 triliun hingga akhir tahun. Saat ini, menurut Teky penjualan sudah mencapai Rp 1,5 triliun. Sehingga hanya membutuhkan Rp 500 miliar untuk mencapai target.
"Trennya mungkin lebih stabil, tidak secepat semester I, tapi kami optimistis bisa melebihi target akhir tahun sebesar Rp2 triliun," ujar Teky.
Penjualan tersebut, menurutnya lebih banyak disumbangkan oleh sektor perumahan sebesar 55%, sementara sektor komersil sebesar 45%. Pendapatan BSDE saat ini masih berasal dari penjualan rumah dan perkantoran dari kawasan CBD (central business distrik) Bumi Serpong Damai.
BSDE saat ini tengah mengembangkan BSD city tahap II seluas 1000 hektar. Pengembangan wilayah barat kawasan BSD city itu termasuk dalam rencana pengembangan 6.000 hektar lahan selama lima tahun. Untuk tahap II, perseroan telah membangun sejumlah infrastruktur di wilayah tersebut. Dana pembangunan tersebut, menurut Teky sudah mencapai sekitar Rp 100 miliar. (dro/ir)










































