Surat utang tersebut adalah Obligasi I sebesar Rp 225 miliar menjadi idA+ dari idA dengan outlook stabil. Sedangkan peringkat obligasi syariah mudharabah milik perusahaan sebesar Rp 75 miliar juga naik menjadi idA+(sy) dari idA(sy).
Menurut laporan keuangan audit Perusahaan yang terakhir, PTPN VII telah membeli kembali sebagian Obligasi I/B sebesar Rp 4 miliar. Kenaikan peringkat tersebut mencerminkan permintaan produk kelapa sawit dan karet yang kuat, kinerja keuangan perusahaan yang menguat serta diversifikasi produk yang baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PTPN VII adalah perusahaan milik negara yang bergerak di perkebunan kelapa sawit, karet, gula dan teh. Per 31 Maret 2008, total luas perkebunan Perusahaan termasuk plasma mencapai 131,686 hektar (ha), terdiri dari 55,398 ha perkebunan kelapa sawit, 47,614 ha perkebunan karet, 27,376 ha perkebunan gula dan 1,298 ha perkebunan teh.
Perusahaan juga berencana untuk menawarkan sahamnya tahun ini untuk mendanai aktivitas penanaman kembali dan akuisisi lahan.Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β
(ir/qom)











































