Demikian data laporan keuangan Indofarma semester I-2008 yang diumumkan, Kamis (28/8/2008).
Naiknya biaya penjualan dan biaya umum serta adiministrasi menjadi penyebab utama membengkaknya rugi bersih Indofarma.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan juga mencatat peningkatan rugi usaha menjadi Rp 29,746 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 5,845 miliar.
Hingga akhir Juni 2008, Indofarma memiliki total aset Rp 722,309 miliar yang naik dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 637,326 miliar.
Indofarma adalah penguasa pasar obat generik no I di Indonesia. Hampir sekitar 70% produksi obatnya berupa generik.
(ir/ir)











































