Namun investor tetap melakukan pembelian selektif dengan jumlah transaksi yang masih tipis karena khawatir terhadap fluktuasi di pasar global.
Pada penutupan perdagangan saham Kamis (28/8/2009) IHSG naik 13,785 poin (0,65%) menjadi 2.144,848. Indeks LQ-45 naik 3,442 poin (0,78%) menjadi 443,974 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,552 poin (0,73%) menjadi 353,720.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara indeks saham di bursa kawasan ditutup bervariasi seperti Hang Seng turun 2,29%, Seoul turun 1,32%, KOSPI turun 1,49%, Nikkei naik 0,12%, STI Singapura turun 0,32% dan Shanghai naik 0,34%.
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 150 menjadi Rp 5.500, Indofood Sukses Makmur (INDF) naik Rp 130 menjadi Rp 2.090, Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) naik Rp 75 menjadi Rp 2.350, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 50 menjadi Rp 75 menjadi Rp 3.150, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 50 menjadi Rp 2.500 dan Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 550 menjadi Rp 18.100.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain, United Tractors (UNTR) turun Rp 500 menjadi Rp 10.450, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 50 menjadi Rp 3.725 dan Bakrie & Brothers (BNBR) turun Rp 5 menjadi Rp 345. (ir/qom)











































