"Transaksi dilakukan di harga Rp 72 per saham," kata Corporate Secretary BIPP Hengki Heriandono dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta, Jumat (29/8/2008).
SGM merupakan anak usaha BIPP melalui PT BIP Lokakencana (BIPL). BIPP menguasai 99,99% saham BIPL dan BIPL menguasai 47,68% saham SGM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, transaksi tersebut guna mengurangi risiko perseroan akibat naiknya beban utang SGM kepada pihak ketiga.
"Transaksi ini diharapkan dapat menciptakan sumber pendapatan baru serta meningkatkan pertumbuhan di masa mendatang," katanya.
Sebelumnya perseroan telah menunjuk PT Alpro Dinamika sebagai penilai independen dalam transaksi tersebut. Menurut analisa Alpro, penjualan 1,324 miliar saham senilai Rp 95,385 miliar tersebut dinilai wajar dan menguntungkan bagi perseroan dan para pemegang saham. Sebab, harga tersebut 4,03% lebih tinggi dari harga wajar analisa Alpro sebesar Rp 91,693 miliar atau Rp 69,21 per saham.
Mengenai transaksi tersebut, perseroan akan meminta persetujuan para pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) 25 September 2008 mendatang. (dro/ir)










































