"Perseroan meyakini bahwa kerjasama dengan Penton akan membantu perseroan ke depan untuk dapat go international," ujar Corporate Secretary BAPA, Dharmawati dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Sabtu (30/8/2008).
Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, PT Adicipta Griyasejati yang menguasai 76,92% saham BAPA, berencana melepas 41% portofolionya kepada Penton International Ltd, perusahaan holding investasi asal Singapura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa informasi yang dinilai kurang mencukupi antara lain mengenai latar belakang Penton yang memiliki keterkaitan dengan perseroan.
Direktur Utama BAPA, Budi Kartika rupanya memiliki 25 juta saham Penton atau sekitar 3,43%. Jumlah saham yang dimiliki Budi Kartika menduduki peringkat nomor tiga dari seluruh pemegang saham Penton.
"Budi Kartika memang menjadi pemegang saham Penton. Meski demikian, perseroan tidak memiliki rencana aksi koporasi terkait adanya hubungan kepemilikan saham tersebut. Perseroan juga tidak berencana merubah bidang usaha dengan masuknya Penton," jelas Dharmawati.
Selain itu, BEI juga mempertanyakan mengenai kinerja saham Penton yang hingga kini masih disuspensi oleh SGX sejak tahun 2002. Menanggapi hal ini, perseroan menyatakan bahwa kerjasama dengan Penton akan dapat memberikan pintu untuk masuk ke pasar regional.
"Kami pada dasarnya memang melihat akses pendanaan dari luar untuk memulai go international dengan channel yang dimiliki Penton. Kami tidak terlalu fokus mencari partner strategis lokal," jelas Dharmawati.
Atas alasan itulah perseroan menyatakan tidak ada masalah dengan status saham Penton yang hingga kini masih disuspensi oleh Bursa Saham Singapura.
(dro/ddn)










































