Pasar Saham Pantau Inflasi

Pasar Saham Pantau Inflasi

- detikFinance
Senin, 01 Sep 2008 07:39 WIB
Pasar Saham Pantau Inflasi
Jakarta - Pengumuman inflasi Agustus 2008 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin siang ini akan menjadi perhatian pelaku pasar. Besaran inflasi ini akan mempengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Pada perdagangan saham, Senin (1/9/2008) IHSG diprediksi masih akan mengalami tekanan terutama dari faktor eksternal. Turunnya bursa saham Nikkei pagi ini mengikuti pelemahan Wall Street pekan lalu akan membayangi IHSG.

Saham-saham yang terkait dengan barang konsumsi bakal jadi perhatian investor karena selama puasa dan lebaran kinerjanya bisa membaik akibat naiknya permintaan. Pasar juga masih melihat ke mana arah harga minyak yang pekan lalu ada di level US$ 115 per barel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan Jumat pekan lalu (29/8/2008) indeks Dow Jones turun 171,63 poin (1,47%) menjadi 11.543,55, Nasdaq turun 44,12 poin (1,83%) menjadi 2.367,52 dan S&P 500 turun 17,85 poin (1,37%) menjadi 1.282,83. Bursa saham Wall Street pada Senin ini tutup karena libur nasional hari buruh.

Sedangkan pada penutupan perdagangan saham Jumat (29/8/2008) IHSG naik 21,095 poin (0,98%) menjadi 2.165,943.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Optima Securities

Indeks  pada akhir pekan masih menunjukkan penguatan 21 poin keposisi 2.165 didorong saham ASII seiring prospek sektor otomotif  yang  bakal melonjak menghadapi lebaran. Dari indikator MA, MACD indeks makin dekat terjadinya golden cross ke level 2.200 didukung  rilis laporan keuangan beberapa emiten. Selanjutnya data inflasi menjadi fokus hari ini dengan konsensus berkisar 1%. Indeks diperkirakan masih menguat di kisaran 2.140-2.180 dengan pilihan saham: UNSP, SMCB, TINS, BUMI, dan PGAS. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads