CSAP mampu meningkatkan nilai penjualannya menjadi Rp 1,35 triliun pada semester I 2008 dibandingkan penjualan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 978,56 miliar.
Meningkatnya trend pembangunan kawasan perumahan di kawasan sekitar Jakarta dan beberapa kota besar lainnya mampu dimanfaatkan CSAP dengan melakukan strategi ekspansi yang agresif. Sehingga, pada semester I-2008 CSAP berhasil mencatat pertumbuhan penjualan bahan bangunan yang meningkat 38% (year on year). Kontribusi terbesar untuk penjualan bahan bangunan masih didukung oleh penjualan keramik dan cat, kedua produk ini memberikan kontribusi pendapatan sebesar 72%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kini CSAP menjadi pemimpin pasar di industri retail bahan bangunan di Indonesia. Melalui jumlah cabang sebanyak 30, CSAP hadir hampir di seluruh propinsi di Indonesia. Sampai akhir tahun ini, CSAP melalui Mitra10-nya akan membuka 3 gerai, diantaranya di Gading Serpong, Medan dan Denpasar. Dengan hadirnya ketiga gerai baru tersebut, diharapkan akan semakin memperkuat posisi CSAP sebagai pemimpin pasar pada industri ritel bahan bangunan di Indonesia.
CSAP juga merupakan pemimpin pasar untuk distributor bahan bangunan dengan titik distribusi dan cabang yang terletak di seluruh Indonesia. Perseroan memiliki jaringan distribusi produk yang luas dari keramik, cat, pipa, atap, lantai kayu, funrnitur, alat-alat pertukangan dan lain sebagainya. Dengan melonjaknya kinerja penjualan CSAP yang berasal dari tiga unit bisnis strategisnya, CSAP optimis mampu meraih target pendapatan sebesar Rp 2,6 triliun pada 2008. (ir/ir)











































