Demikian disampaikan dalam laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/9/2008).
Sepanjang semester I-2008u, ENRG membukukan penjualan bersih sebesar Rp 889,773 miliar, naik 100,31% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 444,186 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenaikan beban pokok penjualan yang cukup rendah bila dibandingkan dengan pertumbuhan penjualan, mendorong pertumbuhan laba kotor naik signifikan sebesar 249,51% menjadi Rp 409,184 miliar dari periode yang sama sebelumnya sebesar Rp 117,073 miliar.
Kenaikan beban usaha yang hanya sebesar 40,03% menjadi Rp 110,424 miliar dari sebelumnya Rp 78,856 miliar, mendorong perolehan pertumbuhan laba usaha semakin tinggi sebesar Rp 298,759 miliar, naik 681,74% dari periode yang sama sebelumnya Rp 38,217 miliar.
Pada pos beban lain-lain, perseroan membukukan angka sebesar Rp 163,548 miliar, naik 173,22% dari periode yang sama sebelumnya sebesar Rp 59,859 miliar.
Peningkatan pos beban lain-lain menggerus perolehan laba sebelum pajak perseroan menjadi sebesar Rp 135,211 miliar. Pada semester I 2007, perseroan membukukan angka negatif sebesar Rp 21,641 miliar.
Namun semester I tahun ini, perseroan menerima beban pajak sebesar minus Rp 58,981 miliar. Padahal semester I tahun lalu, perseroan masih menerima manfaat pajak sebesar Rp 152,130 miliar.
Akibatnya, pada pos laba sebelum hak minoritas perseroan telah membukukan pertumbuhan negatif sebesar 41,48% menjadi sebesar Rp 76,23 miliar dari periode yang sama sebelumnya sebesar Rp 130,488 miliar.
Setelah dikurangi hak minoritas atas rugi (laba) bersih anak perusahaan, ENRG membukukan laba bersih sebesar Rp 77,023 miliar, turun 40,97% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 130,486 miliar.
"Tidak dibukukannya manfaat pajak tangguhan semester I 2008, seperti yang terjadi pada tahun lalu karena adanya realisasi hasil investasi dari aktivitas pengembangan dan eksplorasi yang telah dilakukan," jelas Direktur Utama ENRG, Christian V Ponto dalam penjelasannya pada BEI.
(dro/qom)











































