Harga Ferronikel Jatuh, Antam Tambah Volume Penjualan

Harga Ferronikel Jatuh, Antam Tambah Volume Penjualan

- detikFinance
Selasa, 02 Sep 2008 14:35 WIB
Harga Ferronikel Jatuh, Antam Tambah Volume Penjualan
Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menambah volume penjualan ferronikel tahun ini menjadi 18 ribu ton dari sebelumnya 17 ribu ton, menyusul anjloknya harga ferronikel di pasaran dunia.

"Target volume penjualan ferronikel kami naikkan jadi 18 ribu ton karena harga ferronikel dunia sedang jatuh," ujar Corporate Secretary ANTM, Bimo Budi Satriyo saat dihubungi detikFinance, Selasa (2/9/2008).

Menurut Bimo, revisi target dilakukan perseroan agar kinerja keuangan perseroan satu tahun penuh ini tidak turun tajam. Sebab, harga ferronikel dunia saat ini sedang anjlok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harga ferronikel dipasaran dunia saat ini sempat jatuh ke US$ 8/lb (per pounds). Pergerakannya di kisaran US$ 8/lb sampai US$ 10/lb," papar Bimo.

Meski pergerakan harga ferronikel ke depan tidak dapat dipastikan, namun Bimo memperkirakan sementara harga ferronikel yang diterima ANTM tahun ini kemungkinan akan di level US$ 10/lb.

Seandainya asumsi tersebut benar, maka harga ferronikel yang diterima ANTM tahun ini lebih rendah 40,82% dari harga yang diterima perseroan tahun lalu. Penutupan tahun 2007, ANTM menerima harga rata-rata ferronikel sebesar US$ 16,9/lb.

Pada semester I lalu saja, penurunan harga ferronikel yang diterima ANTM di level US$ 12,38/lb telah membuat kinerja keuangan anjlok tajam.

Semester I lalu, perseroan membukukan penjualan ferronikel sebesar Rp 2,164 triliun, turun 16,57% dari periode yang sama tahun 2007 sebesar Rp 2,594 triliun.

Padahal, volume penjualan ferronikel ANTM di semester I 2008 naik 20,39% menjadi 8.570 ton dari periode yang sama sebelumnya sebanyak 7.268 ton. Rupanya penurunan harga ferronikel yang diterima perseroan di semester I 2008 menjadi alasan utamanya.

Dampaknya, perolehan laba konsolidasi ANTM anjlok tajam sebesar 49% menjadi Rp 1,465 triliun dari periode yang sama sebelumnya Rp 2,873 triliun.

Oleh sebab itu, perseroan memutuskan menaikkan target volume penjualan ferronikel tahun ini menjadi 18 ribu ton dari sebelumnya ditargetkan sebanyak 17 ribu ton.

"Melihat hasil penjualan ferronikel selama Juli, kami optimis target dapat tercapai," ujar Bimo.

Bimo mengungkapkan, hingga Juli lalu penjualan ferronikel ANTM telah mencapai 11.369 ton atau sekitar 63,16% dari target tahun ini.

Artinya selama bulan Juli 2008, ANTM berhasil menjual ferronikel sebanyak 2.799 ton, atau sekitar 32,66% dari penjualan ferronikel ANTM selama 6 bulan pertama 2008. Penjualan ferronikel bulan Juli 2008 juga jauh lebih tinggi dari penjualan ferronikel selama triwulan I 2008 yang hanya mencapai 1.267 ton.

Mengingat masih ada 5 bulan (termasuk Agustus 2008) hingga akhir tahun, tampaknya asumsi perseroan dengan target 18 ribu ton cukup realistis. (dro/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads