"Kalau semuanya dilakukan secara bersamaan kan ada kemungkinan rugi. Peluangnya dilakukan satu persatu tergantung dari permainan kami," kata Sekretaris Kementrian BUMN M Said Didu di gedung Garuda, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (2/9/2008).
Hingga saat ini ketiga PTPN tersebut sudah mulai melakukan persiapan internal tanpa diawasi oleh pemerintah. "Bagi saya biarkan saja mereka jalan dulu sambil menunggu keputusan dari DPR, kalau sudah ada keputusan kan tinggal kirim intelegen untuk melihat kondisi pasar," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, memantau persaingan di pasar uang, apakah uang yang mengalir sedang ke dalam atau ke luar. Ketiga, adalah melihat jumlah uang yang beredar di pasar.
Maka dari itu Said mengaku belum bisa memberikan kepastian mengenai waktu, harga dan total dana yang akan didapat terkait dengan privatisasi tersebut. "Semuanya sangat tergantung ketiga hal tadi," ucapnya
Said juga bilang waktu, harga dan total dana biasanya menjadi rahasia bagi siapapun yang akan masuk bursa. "Ini kan seperti rahasia dapur orang yang akan berdagang, tapi ini sulit bagi BUMN karena selalu masuk dalam APBN dan bisa dilihat banyak orang," ujarnya. (ang/ir)











































