Dirut dan Komut Eurocapital Saling 'Serang' Kasus Suap

Dirut dan Komut Eurocapital Saling 'Serang' Kasus Suap

- detikFinance
Kamis, 04 Sep 2008 08:47 WIB
Dirut dan Komut Eurocapital Saling Serang Kasus Suap
Jakarta - Kisruh di tubuh PT Eurocapital Peregrine Securities (EPS) kian memanas. Selain menyeret pejabat Bapepam LK yang dituding menerima suap, kini direktur utama dan komisaris utama perusahaan itu juga saling menyerang.

Semula Komisaris Utama Euro Capital Rudi Rusli telah melaporkan dirutnya Jodi Haryanto ke Mabes Polri karena dugaan penggelapan uang senilai Rp 80 miliar.

Selain itu Rudi Rusli juga melaporkan Kabiro Lembaga Efek Bapepam Arif Baharuddin dengan dugaan menerima suap. Kasus tersebut saat ini sedang ditangani oleh Direktur II Ekonomi dan Khusus Mabes Polri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jodi dituduh mendapat pinjaman pribadi Rp 9,3 miliar dengan menggadaikan saham EPS sebagai jaminan. Oleh karena itu pada RUPS bulan Juni lalu, pemegang saham sepakat memberhentikan Jodi Haryanto. Hasil RUPS sudah disetujui oleh pemegang saham, dan dilegalisir oleh notaris,

Namun kata Rudi, hingga kini Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam-LK belum menyetujui penggantian Jodi dan bahkan meminta perusahaan untuk tidak memecat Jodi. Dengan begitu, hingga saat ini perubahan direksi belum disetujui oleh otoritas pasar modal.

Tapi kini balik Jodi Haryanto yang balik membeberkan fakta yang ada di EPS. Dalam siaran pers yang diterima Kamis (4/9/2008), Jodi juga mengatakan akan melaporkan tindakan-tindakan Rudi Rusli yang mencemarkan nama baiknya ke pihak yang berwajib.  

Jodi menjelaskan bahwa laporan keuangan PT Eurocapital Peregrine Securities selalu diaudit oleh Kantor Akuntan Publik independen yang terdaftar di Bapepam dan LK dengan pernyataan Wajar Tanpa Syarat mulai sejak tahun 2004 hingga saat ini. Seluruh pemegang saham, Komisaris, serta Direksi selalu menyetujui dan membubuhkan tandatangan atas isi Laporan Keuangan  tersebut. Lap keuangan PT EPS selalu diterima dengan baik oleh Bapepam-LK.

Sistem pelaporan keuangan PT. Eurocapital Peregrine Securities dan penghitungan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) dilakukan secara online melalui website KPEI yang diupdate secara real time hingga saat ini. Dan hingga saat ini tidak ada perubahan signifikan.

Jodi mengatakan Rudi Rusli sudah sejak lama menempatkan Sugeng Haryanto (kakak ipar) dan Hasmono Abdul Fatah (sepupu) sebagai pengawas perusahaan dan pemegang specimen. Mengenai saham Sari Husada bahwa Polda Metro Jaya dan Bapepam dan LK telah memberikan perintah untuk melepaskan saham tersebut kepada pemiliknya, namun Saudara Rudi Rusli dengan selalu menyebut nama beberapa petinggi negara berulang kali mencoba melakukan pemerasan baik kepada saya maupun kepada pejabat-pejabat Bapepam dan LK.

"Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek Bapak Arif Baharudin yang kami kenal adalah pejabat negara yang sangat baik dalam menjalankan tugasnya dan tidak memiliki hubungan pribadi dengan saya dan saya tidak pernah menjanjikan apapun kepada beliau," tegas Jodi.

Jodi malah mengatakan, pada saat ini Rudi Rusli sedang dalam penyelidikan yang berwajib untuk sejumlah tindak pidana yang dilakukannya. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads