Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 17 Nov 2019 19:30 WIB

BKN Temukan Marak Pelamar CPNS 'Abal-abal'

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Charolin Pebrianti Foto: Charolin Pebrianti
Jakarta -
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menemukan maraknya pelamar lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) abal-abal alias tidak niat mengikuti seleksi tapi melakukan proses pendaftaran.
Plt. Kepala Biro Hubungan Kemasyarakatan (Humas) BKN Paryono menjelaskan hal itu terlihat dari maraknya peserta yang mengunggah dokumen yang tidak sesuai persyaratan.
"Data Center SSCN merilis informasi mulai maraknya pemakaian NIP dan KK untuk pendaftar abal-abal alias tidak niat mendaftar terbukti dengan banyaknya unggahan foto dan dokumen yang tidak dipersyaratkan instansi," kata dia dikutip detikcom dari Setkab, Minggu (17/11/2019).
Pengunggahan foto atau dokumen yang tidak disyaratkan itu, dia jelaskan dapat menjadi pintu masuk instansi menyatakan bahwa pelamar yang bersangkutan tidak memenuhi syarat (TMS).
Oleh karenanya, BKN mengimbau pelamar hanya menginput data dan berkas yang sebenarnya dan sesuai yang disyaratkan instansi.
Dia mengkhawatirkan jika pelamar main-main dalam mengunggah dokumen, pelamar lupa untuk mengganti dengan data yang sebenarnya, sehingga data palsu/tidak benar yang justru tersimpan dalam database SSCN ataupun yang tercetak.
Selain itu, pihaknya juga mengingatkan pelamar agar berhati-hati menyebarluaskan NIK dan KK di internet.
"Tim Kedeputian Bidang Sistem Informasi Kepegawaian (Sinka) BKN mendapati banyak sekali informasi NIK dan KK pelamar CPNS disebarluaskan di laman media sosial," tambahnya.




Simak Video "Awasi Seleksi CPNS, Komisi II DPR Akan Bentuk Panja ASN"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com