Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 01 Feb 2020 17:15 WIB

Enak... Peserta Tes CPNS di Wilayah Ini Dapat Mobil Jemputan

Eko Susanto - detikFinance
CPNS Magelang Foto: Eko Susanto
Magelang -

Sebanyak 20.706 pelamar mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS formasi 2019 di GOR Samapta kompleks Gelora Sanden Kota Magelang. Bagi peserta yang mengikuti tes di Magelang dari luar kota disediakan mobil penjemputan dan fasilitas parkir gratis bagi semua peserta.

Adapun 20.706 pelamar tersebut terdiri Kota Magelang sebanyak 3.433 orang, Kabupaten Magelang 10.144 orang, Kabupaten Purworejo 6.225 orang dan Kabupaten Temanggung 904 orang. Untuk pelaksanaan tes SKD formasi Kota Magelang mulai hari ini, Sabtu (1/2) hingga Senin (3/2). Setelah itu, dilanjutkan daerah lainnya.

Selanjutnya, tiap harinya pelaksanaan tes SKD akan dibagi dalam lima sesi. Kemudian untuk hari Jumat dan hari ini tidak lima sesi. Adapun jadwalnya sesi pertama pukul 08.00-09.30 WIB, sesi kedua 10.00-11.30 WIB dan sesi ketiga mulai 12.30-14.00 WIB. Kemudian, untuk sesi keempat 14.30-16.00 WIB dan sesi terakhir pukul 16.30-18.00 WIB.

"Untuk hari ini (Kota Magelang) dimulai jam kedua karena masih trail, kemudian mengondisikan peserta dan panitia. Kota Magelang mulai hari ini sampai Senin, kemudian disusul Kabupaten Temanggung, Kabupaten Magelang selama 8 hari dan Purworejo selama 6 hari," kata Aris Wicaksono, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang ditemui di sela-sela pelaksanaan tes SKD di GOR Samapta, Sabtu (1/2/2020).

Dalam pelaksanaan tes CPNS kali ini, kata dia, jika dulu penganggaran terpusat, sekarang ini murni daerah masing-masing. Kemudian, Kota Magelang bisa berdiri sendiri, terus sesuai dengan arahan dari Kantor Wilayah Regional (Kanrek) I BKN Yogyakarta, daerah-daerah sekitar tidak punya sarana yang representatif penyelenggaraan digabung disini.

"Kota Magelang sebetulnya bisa berdiri sendiri, tetapi arahan dari Kanrek BKN I Yogyakarta digabung dengan disengkuyung bareng-bareng. Kemudian untuk suksesnya penyelenggaraan dengan melibatkan keamanan parkir, personel keamanan dari Kota Magelang, sehari 63 orang termasuk yang jaga malam," ujarnya.

Sekda Kota Magelang, Joko Budiyono menambahkan, untuk laptop yang disediakan 270 unit. Dari 270 unit laptop tersebut, 250 unit digunakan untuk tes, sedangkan 20 untuk cadangan. Kemudian, peserta yang datang dari luar kota disediakan mobil penjemputan.

"Untuk satu hari ada 5 sesi, kecuali hari Jumat dan hari ini. Pemkot Magelang ingin menjadi tuan rumah yang baik,'kasihan' peserta seleksi ini dari kabupaten lain yang tidak tahu. Kalau dari jalan raya kesini jauh, kita siapkan mobil penjemputan. Mobil penjemputan mulai dari Jalan A Yani (Hotel Safari), kemudian dari Tuguran (gerbang kampus Untid) dan Terminal Tidar ada satu, itu gratis," tutur Joko.

Mobil penjemputan tersebut disediakan Pemkot Magelang mulai hari ini hingga tanggal 18 Februari, mendatang. Selain itu, bagi peserta tes seleksi yang membawa kendaraan sendiri untuk parkirnya gratis.

"Parkir gratis. Parkir gratis, jadi yang berkaitan dengan parkir pelaksanaan kegiatan ini kami gratiskan. Kami tekankan dalam apel besar tadi, salah satunya adalah jangan memungut parkir kepada peserta tes selama 18 hari. Kami tidak ingin membebani peserta , dimana peserta seleksi ini, istilahnya masih belum bekerja. Intinya, kita pingin menjadi tuan rumah yang baik," ujarnya.

Antisipasi pemadaman listrik, kata dia, untuk tes tersebut laptop menggunakan aliran listrik dari genset. Selain itu, Pemkot Magelang juga sudah meminta kepada pimpinan PLN setempat agar daerah sekitar GOR Samapta tidak ada pemadaman selama 18 hari ini.

Sementara itu, Koordinator Tilok Magelang, Suratini yang juga Kabid Pengangkatan dan Pensiun Kanrek I BKN Yogyakarta mengatakan, untuk wilayah Jateng-DIY ada 13 titik lokasi (tilok) pelaksanaan tes seleksi CPNS ini. Untuk wilayah DIY di UNY. Sedangkan Jawa Tengah antara lain di Karanganyar, Donohudan (Boyolali), UNS, Unnes, Udinus, UTC dan Pemalang.

"Untuk tilok sini (Magelang) peserta tes 20.706," ujarnya.

Salah satu peserta tes SKD, Aditiya Rahmawati (29), warga Sumberejo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, mengaku, tes yang diikuti ini ketiga kalinya. Pertama, pada tahun 2010 dan kedua tahun 2018.

"Kami sengaja datang lebih awal biar bisa belajar. Ini kesempatan ketiga ikut tes dan harapannya bisa lolos," ujarnya yang mengambil formasi Guru Pendidikan Agama Islam, itu.

Enak... Peserta Tes CPNS di Wilayah Ini Dapat Mobil Jemputan


Simak Video "Awasi Seleksi CPNS, Komisi II DPR Akan Bentuk Panja ASN"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com