Penerimaan CPNS 2022 Tidak Dibuka, Alasannya karena Ini

ADVERTISEMENT

Penerimaan CPNS 2022 Tidak Dibuka, Alasannya karena Ini

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 20 Jan 2022 10:43 WIB
Kejaksaan CPNS 2021: Pengumuman Peserta-Jadwal Pelaksanaan SKB
Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta -

Penerimaan CPNS 2022 secara resmi tidak akan dibuka. Tahun ini pemerintah hanya hanya akan merekrut Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo.

"Untuk Seleksi CASN Tahun 2022, pemerintah fokus melakukan rekrutmen PPPK, dan di tahun ini, formasi untuk CPNS tidak tersedia. Untuk itu, berbagai kebijakan tengah disusun sebagai dasar kebijakan dalam pelaksanaan Seleksi CASN tahun 2022 ini," jelas Tjahjo Kumolo dalam keterangan tertulis Selasa (18/01/2022).

Dengan demikian penerimaan CPNS 2022 ditiadakan. Adapun Tjahjo menjelaskan dalam merekrut PPPK ini, pemerintah berkaca dari kebijakan yang diimplementasikan oleh beberapa negara maju. Kebijakan tersebut adalah jumlah ASN yang jumlah civil servant atau pembuat kebijakan (PNS) lebih sedikit, dan jumlah government worker/public services (PPPK) lebih banyak.

Selain kebijakan untuk pelaksanaan Seleksi CASN 2022, pemerintah juga tengah menyusun kajian sebagai dasar regulasi untuk mengatur kriteria mengenai jabatan yang dapat diisi oleh PNS dan PPPK. Ke depannya, kebijakan ini akan mengatur mengenai jabatan yang secara spesifik dapat diisi oleh PNS dan PPPK.

Program penyederhanaan birokrasi dan pengalihan jabatan struktural menjadi fungsional yang dilakukan sejak 2019, maka terdapat beberapa perubahan yang perlu disesuaikan kembali oleh tiap instansi pemerintah. Perubahan tersebut meliputi Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK), karena Anjab dan ABK dari tiap jabatan fungsional yang sebelumnya telah dilakukan perlu disesuaikan dengan kondisi saat ini.

Perubahan serta reviu Anjab dan ABK jabatan fungsional yang telah ada sebelum program penyederhanaan birokrasi dikarenakan adanya perubahan status pegawai yang menjadi wajib fungsional.

"Sehingga perlu dilakukan perhitungan kembali mengenai Anjab dan ABK secara menyeluruh oleh tiap instansi pemerintah sebagai dasar perhitungan untuk formasi kebutuhan CASN, utamanya menghadapi Seleksi CASN 2022 ini," kata mantan Menteri Dalam Negeri itu.

Lihat juga video '252 CPNS Didiskualifikasi karena 'Main Mata' dengan BKN':

[Gambas:Video 20detik]



Rekrutmen CASN 2022 fokus buat hal ini. Cek halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT