Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama bicara terkait nasib rekrutmen pegawai lulusan SMA yang katanya akan dibuka Mei 2026. Pendaftaran belum juga dibuka lantaran masih menunggu proses rekrutmen secara nasional calon pegawai negeri sipil (CPNS).
"Kita sama-sama ini (menunggu), sama-sama rekrut yang lain, gitu, jadi tidak secara terpisah (Bea Cukai saja), tetapi kita akan bersamaan dengan sistem nasional, iya gabung sama ASN," kata Djaka di kawasan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Djaka menegaskan pihaknya tidak akan berjalan sendiri untuk melakukan rekrutmen ASN ini. DJBC, katanya, tetap akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena kita nggak bisa lepas dari sistem nasional yang sudah berlaku," paparnya.
Meski belum diketahui kapan jadwal pendaftaran dibuka, rekrutmen untuk lulusan SMA dipastikan akan tersedia sesuai dengan kebutuhan DJBC.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan lowongan dari lulusan SMA akan dibuka untuk menjadi pegawai Bea Cukai sebanyak 300 orang. Mereka bakal ditugaskan menjadi tenaga lapangan.
"Saya perlu orang di Bea Cukai yang level pekerjaannya betul-betul level teknis di lapangan. Mungkin bulan depan dibuka ya yang 300 lulusan SMA, bulan depan," kata Purbaya dalam diskusi media di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (7/4).
(aid/fdl)









































