Wow! Total Gaji & Tunjangan Bos Apple 2021 Tembus Rp 1,4 Triliun

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 08 Jan 2022 10:52 WIB
A demonstration of the newly released Apple products is seen following the product launch event at the Steve Jobs Theater in Cupertino, California, U.S. September 12, 2018. REUTERS/Stephen Lam
Foto: Jason Lee/Reuters
Jakarta -

Apple, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) telah merilis laporan keuangan 2021. Laporan tersebut disampaikan kepada Badan Pengawas Sekuritas dan Bursa AS (SEC/United States Securities and Exchange Commission).

Dalam laporan keuangan tersebut, Apple memaparkan kinerja keuangan perusahaan sepanjang 2021 di mana pertumbuhan pendapatan sebesar 33% dan penjualan mencapau US$ 365 miliar. Termasuk penghasilan yang diterima CEO Apple Tim Cook.

Menurut Catatan Apple, dikutip dari CNBC International, Tim Cook memperoleh total penghasilan sebesar US$ 98,73 juta atau sekitar Rp 1,41 triliun (kurs Rp 14.300/US$) sepanjang 2021.

Rinciannya sebagai berikut:

Gaji pokok US$ 3 juta. US$ 1,39 juta untuk kompensasi lain. Lalu, US$ 712.488 untuk perjalanan udara pribadi, US$ 630.630 untuk keamanan, kontribusi US$ 17.400 untuk rencana 401 (k), US$ 2.964 untuk premi asuransi jiwa, dan US$ 23.077 untuk liburan.

Kemudian, insentif sekitar US$ 10,7 juta dan US$ 82,35 juta dalam bentuk benefit kepemilikan saham.

Benefit saham tersebut adalah bagian dari hibah lima tahun yang diumumkan pada September 2020 pada hari pertama tahun fiskal 2021. Benefits saham tersebut dibagi menjadi dua bagian.

Pertama, 333.987 saham Apple senilai US$37,5 juta pada saat hibah, yang akan diberikan dalam tiga kali angsuran tahunan mulai tahun 2023. Cook akan menerima saham ini bahkan jika dia pensiun, menurut pengajuan.

Kedua, 333.987 saham Apple, tetapi hibah tersebut berbasis kinerja, dan jumlah saham yang diterima Cook dapat berlipat ganda atau menjadi nol berdasarkan kinerja saham Apple. Saham ini akan diberikan pada Oktober 2023 dan bernilai US$ 44,85 juta pada saat hibah. Saham ini juga akan diberikan jika Cook pensiun, meskipun komite kompensasi dewan direksi dapat menghentikannya, menurut pengajuan.

"Ini merupakan dekade yang luar biasa bagi Apple dan pada tahun 2021 Tuan Cook diberikan penghargaan ekuitas untuk pertama kalinya sejak ia dipromosikan menjadi CEO pada Agustus 2011," kata Apple dalam pengajuan tersebut, dikutip dari CNBC International.

(hns/hns)