Ya Ampun! Ternyata Ini Biang Kerok Minyak Goreng Rp 14.000/Liter Kosong

Anisa Indraini, Aulia Damayanti - detikFinance
Sabtu, 22 Jan 2022 06:30 WIB
Minyak Goreng
Foto: Anisa Indraini: Kosong melompong! Minyak goreng Rp 14.000/Liter ludes diborong

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan hal tersebut diakibatkan karena masyarakat yang kerap memborong minyak goreng di minimarket. Padahal pasokan berjalan normal untuk ritel modern.

"Ini masyarakat yang keras, pasokannya normal untuk ritel modern. Kita coba tambah, jangan seperti biasanya. Tapi ini masyarakat yang keras, apapun ceritanya kalau masyarakat keras jadi seperti itu. Diumumkan anak-cucu ngantre," katanya kepada detikcom, Jumat (21/1/2022).

Oke meminta masyarakat tidak buru-buru membeli dan takut kehabisan, karena kebijakan ini berlangsung enam bulan. Oke menduga kepanikan terjadi karena stok minyak goreng di pasar Rp 14.000/liter belum tersedia.

"Jadi seolah-olah ini akan habis. Saya juga nggak paham itu mau dikemanakan, atau mau dipakai, dijual. Nggak usah khawatir ini berjalan enam bulan akan terus ada," ujarnya," tambahnya.

Yang jelas, stok minyak goreng untuk ritel modern sebenarnya akan terus tersedia. Total keseluruhan minyak goreng yang akan digelontorkan sebanyak 250 juta, per bulan dan 20 juta per bulan itu untuk stok di ritel modern.

"Ini permasalahannya juga dari total 250 juta per bulan, kapasitas ritel modern ini hanya 20 juta. Kalau seperti itu pasti kosong orang ketersediaannya untuk dagang normal. Kita masuk itu yang 230 juta di pasok ke mana? Ke Pasar Rakyat," terang Oke.

Saksikan juga: Kisah Mantan Sekuriti Sukses Jadi Selebriti, Gegara Curhat di Tiktok

[Gambas:Video 20detik]




(hns/hns)