ADVERTISEMENT

Jualan via Medsos: 100 Hari Mencari Pembeli

Brillyan Vandy Yansa - detikFinance
Jumat, 25 Mar 2022 06:13 WIB
Jakarta -

Media sosial menjadi tenar di masa pandemi. Bukan hanya sebagai ajang flexing, melainkan lapak untuk menjual dagangan.

Maka, banyak orang bersaing untuk menyajikan berbagai konten menarik dengan tujuan mencuri perhatian para pembeli. Sunil Tolani, founder MindsetMerdeka.id menjelaskan, ada cara-cara khusus agar konten tidak hilang begitu saja. Menurutnya, seorang pengusaha bukan hanya sekedar membuat narasi menarik tentang produk yang ingin dijual kemudian diunggah di media sosial.

"Dari saya pribadi, kalau kalian sedang muai usaha di bidang F&B, produk, atau jasa, yang harus dilakukan adalah lakukan aktivitas seperti biasa. Tapi di medsos itu bikin target 100 hari, konsisten masukin konten. Dalam 100 hari itu, jangan Cuma foto makanan saja, tapi pilih needs topik yang ingin didiskusikan," ungkap Sunil dalam d'Mentor Kamis, 24 Maret 2022.

Lebih lanjut, Sunil menjelaskan, konten yang dibuat harus bervariasi. Tujuannya adalah menjaga ketertarikan audiens agar tidak bosan dengan feed yang telah diunggah.

"Foto atau video itu harus berkomunikasi (dengan audiens). Nah dari makanan itu dikembangkan menjadi banyak konten. Mau itu cara menikmati makanan secara enak atau konten lain untuk lucu-lucuan. Kenapa harus 100 hari? Karena selagi memposting kita mengecek channel-channel yang mirip sama bisnis kamu, perhatikan cara mereka membuat alur kemudian pilih top three yang mau kamu amati, tiru dan modifikasi." Sambung Sunil

Terkait Kerjasama dengan influencer, Sunil menyarankan untuk meriset dulu karakter influencer agar sesuai dengan deskripsi produk yang dimiliki. Bagi Sunil, 100 hari adalah waktu yang efektif untuk mengenalkan produk kepada masyarakat melalui media sosial.

"kuncinya adalah membangun hubungan dengan followers. Dia harus super kreatif dan atraktif. Konsisten itu penting. Kalau nggak bisa konsisten dalam 100 hari ya susah," tutup Sunil.

Video d'Mentor sebelumnya: Jalan Bisnis di Akhir Pandemi

[Gambas:Video 20detik]



(vys/vys)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT