Bos BGN Selidiki Dapur MBG Pakai Barang Subsidi

Bos BGN Selidiki Dapur MBG Pakai Barang Subsidi

Ilyas Fadilah - detikFinance
Jumat, 31 Jul 2026 20:32 WIB
Kepala BGN Sudaryono (tengah) didampingi Wakil Kepala BGN Trenggono dan Agustina Arumsari memberikan keterangan pers seusai rapat pimpinan di kantor BGN, Jakarta, Senin (27/7/2026). BGN memberhentikan 261 pegawai BGN yang bermasalah usai melakukan ev
Kepala BGN Sudaryono. Foto: Andhika Prasetia/DetikFoto
Jakarta -

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono bakal investigasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menggunakan barang bersubsidi.

Eks Wakil Menteri Pertanian itu menegaskan dapur MBG dilarang menggunakan bahan bersubsidi. Jika terbukti, selisih harga dari penggunaan barang subsidi berpotensi diminta untuk dikembalikan ke kas negara.

"Ada kemungkinan kita sedang ingin investigasi dapur-dapur yang menggunakan bahan subsidi tadi selisihnya dikembalikan ke kas negara," kata Sudaryono dalam konferensi pers di kantor BGN, Jakarta Pusat, Jumat (31/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mencontohkan, apabila dapur seharusnya membeli minyak goreng nonsubsidi tetapi justru menggunakan minyak goreng subsidi, maka selisih harga dari barang yang digunakan akan dihitung. Besaran tersebut berpotensi diminta untuk dikembalikan ke kas negara sesuai hasil investigasi.

"Jadi misalnya dia tadinya harusnya beli minyak goreng biasa tapi dia beli minyakita. Kan harganya selisih, nah selisih dikali berapa dia pakai itu ada kemungkinan sesuai dengan hasil investigasi kita nanti kita minta untuk kembalikan kekas negara," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Ia juga menyebut BGN telah menerbitkan surat edaran dan mengatur larangan penggunaan barang subsidi dalam operasional dapur MBG. Karena itu, hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut.

"Terkait bahan subsidi ya kita kirim surat edaran dan clear ya di peraturan sebetulnya di yang lalu-lalu juga sudah dikasih tahu," tutup Sudaryono menjelaskan.

(ily/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads