Pada perdagangan Selasa (21/12/2010) di pasar Singapura, minyak jenis light sweet pengiriman Februari tercatat naik 9 sen menjadi US$ 89,46 per barel. Minyak Brent pengiriman Februari naik 11 sen menjadi US$ 92,85 per barel.
"Harga minyak terus naik, dipicu oleh kuatnya permintaan bensi kedepan menjelang musim liburan dan juga musim dingin yang menyokong harga minyak berjangka," ujar Phillips Futures dalam laporannya seperti dikutip dari AFP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Musim dingin ekstrim yang terjadi di wilayah Eropa dan Timur Laut Amerika Serikat juga terus memicu kenaikan harga minyak, karena diprediksi akan meningkatkan permintaan energi untuk pemanas.
Seperti diketahui, salju tebal kini tengah menyelimuti kawasan Eropa sehingga memaksa sejumlah bandara ditutup seperti di London, Paris, Frankfurt, Amsterdam dan Brussel.
(qom/qom)











































