"Secara umum, infrastruktur depo untuk wilayah Jabodetabek akan siap per Januari 2011. Sedangkan kebutuhan anggaran untuk membenahi infrastruktur depo ini diestimasikan butuh dana sebesar Rp 1,5 miliar," ungkap Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan di kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (22/12/2010).
Karen menjelaskan depo yang digunakan untuk mendistribusikan BBM ke Jabodetabek ada tiga buah, yakni Depo Plumpang, Depo Cikampek, dan Depo Tanjung Gerem. Ketiga depo tersebut butuh dibenahi dan ketiganya siap per Januari 2011 nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karen, melanjutkan, untuk Depo cikampek dan Depo Tanjung Gerem tidak membutuhkan relokasi tangki timbun jika ada 53% premium beralih ke pertamax.
"Namun, dari kedua depo tersebut akan menambah meter arus masing-masing 6 meter arus dan 1 meter arus. Adapun dana yang dibutuhkan masing-masingnya sebesar Rp 250 juta, sehingga totalnya Rp 1,5 miliar," tutur Karen.
Untuk kapasitasnya sendiri, mengacu kepada presentasi yang disampaikan olehnya, adalah:
- Depo Plumpang: Kapasitas premium 106.260 KL; Kapasitas pertamax 34.154 KL
- Depo Cikamepk: Kapasitas premium 39.916 KL, Kapasitas pertamax 9.873 KL
- Depo Tanjung Gerem: Kapasitas pertamax 33.473 KL; Kapasitas premium 9.959 KL
(dnl/dnl)











































