"Kepmen ESDM tentang pembelian listrik geothermal diharap jangan sampai telat. Deadline nya Minggu kedua Januari 2010," ujar Juru Bicara Wakil Presiden Boediono, Yopie Hidayat usai rapat tentang geotermal di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (27/12/2010).
Yopie mengatakan, Kepmen ini penting untuk menjadi payung hukum pembelian listrik geothermal. Listrik geotermal dinilai penting untuk merealisasikan proyek pembangkit listrik 10 ribu megawatt tahap kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah disetujui Presiden, sekarang sudah ada di Sekab (Sekretaris Kabinet)," ucapnya.
Selain itu, Yopie mengungkapkan, jika rapat yan dipimpin langsung oleh Wapres Boediono itu juga membahas hambatan di berbagai proyek di daerah terkait dengan listrik geotermal.
"Wapres berharap daerah memperlancar pemberian izin-izin pembelian listrik geotermal. Karena ini energi baru, green energy," jelas Yopie.
Rapat ini dihadiri sejumlah menteri diantaranya, Menteri Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Keuangan Agus Marto, Menteri BUMN Mustafa Abubakar, Menteri ESDM Darwin Saleh, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, dan Gubernur NAD Irwandi Yusuf.
(gun/qom)











































