"Angka produksi ini lebih tinggi daripada angka produksi tahun 2009, dimana untuk minyak tercapai sebesar 127,1 barel per hari dan gas sebesar 1.043 juta standar kaki kubik per hari," ungkap Presiden Direktur Pertamina EP, Salis S. Aprilian dalam siaran persnya, Jumat (31/12/2010).
Salis menegaskan, keberhasilan pencapaian produksi ini semakin memperkuat optimisme Pertamina EP untuk bisa tampil sebagai produsen migas yang dapat mewujudkan pertumbuhan produksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan dilakukannya upaya tersebut, terbukti bahwa Pertamina EP mampu menjawab potensi penurunan produksi alamiah yang cukup besar, yakni 18% per tahun, dengan justru melakukan peningkatan produksi yang berkelanjutan hingga rata-rata 3% perย tahun." tambah Salis.
Ia menjelaskan, dalam periode lima tahun sejak awal didirikannya hingga menjelang akhir tahun 2010, angka produksi dari Pertamina EP terus mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan. Dikatakan olehnya bahwa pada tahun 2006, produksi migas Pertamina EP mencapai 101,2 ribu barel perhari. Pada tahun 2007 produksinya mencapai 110,3 barel per hari (sekitar 8,9%).
Pada tahun 2008 terjadi peningkatan hingga mencapai 5,7%. Begitu juga pada tahun 2009, dimana produksi minyak Pertamina EP mencapai angka 127,1 barel per hari (sekitar 9%). Pada tahun 2010, produksi mencapai 130,2 barel per hari (sekitar 2,6%).
Untuk produksi gas, lanjut Salis, pada tahun 2006 produksi dari Pertamina EP mencapai 869 juta standar kaki kubik per hari. Pada tahun 2007 terjadi peningkatan sebesar 12,7% dengan angka produksi sebesar 980 juta standar kaki kubik per hari.
Lalu pada 2008, Pertamina EP memproduksi 1.003 juta standar kaki kubik per hari dengan kenaikan sekitar 2,3% dibanding tahun sebelumnya. Untuk 2009, terjadi peningkatan sebesar 3,9% mencapai 1.043 juta standar kaki kubik per hari. Baru kemudian pada tahun 2010 terjadi peningkatan sebesar 1% dimana produksi yang tercapai adalah sebesar 1.054 juta standar kaki kubik per hari.
(nrs/qom)











































