Deputi Umum BP Migas A.S. Rizal Asir mengatakan, target produksi minyak di 2011 sebesar 970 ribu barel per hari harus dapat dipenuhi.
"Tujuan melakukan kunjungan pada awal tahun ini adalah karena kita serius untuk berusaha mencapai target produksi yangg sudah ditetapkan pemerintah sebesar 970 ribu bph. Keseriusan ini kita lakukan bersama dengan mengunjungi lapangan yang cukup besar kontribusinya bagi produksi nasional," ucap Rizal dalam kunjungannya ke terminal Lawe-Lawe milik kontraktor Chevron Indonesia Company (CICO), Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (3/1/2011)..
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Rizal, dari tren keseluruhan, sebenarnya produksi minyak Indonesia bisa naik dan mencapai target.
"Di 2009 ekuivalen minyak 2,3 juta barel, dan sampai Desember 2010 mencapai 2,55 juta barel. Dari situ, dalam setahun kita bisa tingkatkan produksi hingga 200 ribu barel ekuivalen. Kita capai progres yang signifikan. Ini menggambarkan cukup positif, semoga ke depannya bisa berkembang, terutama untuk minyak agar bisa capai 970 ribu barel per hari," tukas Rizal.
"Untuk kunjungan kerja lapangan hari ini. Ada beberapa tim yang terbagi mengunjungi yang mengunjungi ke Jawa Timur, Kalimantan Timur, Riau, dan di Jakarta," jelas Rizal.
(nrs/dnl)











































