"Ke PLN ada tambahan pasokan 1,5 juta ton. Jd 9 juta ton, dari sebelumnya 8 juta," jelas Direktur Utama PTBA Soekrisno saat ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD Jakarta, Senin (3/1/2011) malam.
BUMN tambang ini memperkirakan produksi batubara perseroan tahun 2010 akan tumbuh 9% dibandingkan periode sebelumnya. Sementara penjualan, akan meningkat 7%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk Trans Pasific kita saat ini fokus dalam strategi pembebasan lahan di jalur seluas 307 km," tambahnya.
Terkait akuisisi tambang batubara baru yang gagal dilakukan tahun 2010, PTBA akan bergerilya kembali untuk mendapatkan setidak-tidaknya 2 lahan baru. Dana akuisisi juga telah disiapkan perseroan, meskipun proses pembayaran dilakukan secara tidak langsung (non cash). Tambang yang dibidik, di luar dua tambang yang sudah memasuki tahap due dilligence.
"Akuisisi kan nggak langsung selesai. Kita coba lagi. 2011 kita masih survei-survei. Tidak hanya kandungan, akuisisi tambang juga harus mempertimbangkan infrastrukturnya gimana," paparnya.
"Kita harus memastikan secara hukum supaya tidak tumpang tindih. Targetnya cari kalori up to 5.000 kal. Target secepatnya. Lokasi seluruhnya ada di Kalimantan," ucap Sukrisno beberapa waktu lalu.
(wep/qom)











































