Pemerintah Hemat Rp 6,5 Triliun dari Subsidi BBM 2010

Updated

Pemerintah Hemat Rp 6,5 Triliun dari Subsidi BBM 2010

- detikFinance
Selasa, 04 Jan 2011 22:28 WIB
Pemerintah Hemat Rp 6,5 Triliun dari Subsidi BBM 2010
Jakarta - Sepanjang 2010, realisasi subsidi BBM ternyata di bawah anggaran yang telah ditetapkan. Pemerintah sampai akhir 2010 lalu mendapatkan penghematan Rp 6,5 triliun karena subsidi BBM 2010 tak terserap penuh.

Kepala Pusat Kebijakan APBN Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, dari anggaran subsidi BBM 2010 Rp 88,9 triliun, realisasinya adalah 92,6%.

"Komposisi BBM itu kan realisasinya 92,6%. Untuk BBM dan BBN terealisasi Rp 61,4 triliun, targetnya Rp 74,6 triliun. Sedangkan elpiji sebesar Rp 15 triliun, realisasinya Rp 15 triliun," jelasnya di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (4/1/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Askolani mengatakan penghematan tersebut terjadi karena harga minyak dunia rata-rata sepanjang 2010 berada di bawah asumsi APNB-P yang sebesar US$ 80 per barel. Di 2010 harga minyak rata-rata berada di US$ 79,39 per barel.

Selain harga minyak, penguatan nilai tukar rupiah yang terjadi sepanjang 2010 juga menjadi pendorong penghematan anggaran subsidi BBM ini.

Dalam asumsi perhitungan APBN-P 2010, nilai tukar rupiah rata-rata sepanjang 2010 adalah Rp 9.200/US$, sementara realisasinya adalah Rp 9.087/US$. (nia/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads