Hal ini disampaikan oleh Direktur Keuangan PLN Setio Anggoro Dewo ketika ditemui usai apel PLN di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Rabu (5/1/2011).
"Karena pengalaman di 2010 telatnya surat kuasa investasi (SKI) sehingga eksekusi di lapangan terlambat, di 2010 daya serap baru 60% dari dana yang tersedia. Untuk 2011 ini diharapkan tak ada lagi proyek yang dananya tak terserap," ujar Dewo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Jawa Bali Rp 13,42 Triliun. Untuk pembangunan pembangkit listrik Rp 4,67 triliun, pembangunan transmisi Rp 5,41 triliun, dan pembangunan distribusi Rp 3,35 triliun
- Indonesia Barat Rp 6,25 triliun. Untuk pembangunan pembangkit listrik Rp 2,285 triliun, pembangunan transmisi Rp 2,248 triliun, dan untuk distribusi Rp 920 miliar
- Indonesia Timur Rp 3,36 triliun. Untuk pembangunan pembangkit listrik Rp 940 miliar, pembangunan transmisi Rp 2 triliun, dan untuk distribusi Rp 730 miliar
"Kemudian dari kas internal, dan juga kita liat sisanya mau ada tambahan dari bank atau lewat pendanaan pasar modal," imbuh Dewo.
Di tahun ini, PLN menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 10,7%.
(dnl/qom)











































