Dahlan Iskan Janji Percepat Proyek Listrik Tanpa Korupsi

Dahlan Iskan Janji Percepat Proyek Listrik Tanpa Korupsi

- detikFinance
Rabu, 05 Jan 2011 11:25 WIB
Dahlan Iskan Janji Percepat Proyek Listrik Tanpa Korupsi
Jakarta - Di tahun 2011, Direktur Utama PT PLN (Persero) Dahlan Iskan berjanji akan mempercepat pembangunan kelistrikan di Indonesia dengan memangkas jalur birokrasi namun bebas dari korupsi.

Mulai tahun ini, setiap General Manager PLN akan diberikan surat kuasa investasi (SKI) sehingga rencana pembangunan kelistrikan dapat optimal dan cepat serta tidak bertele-tele birokrasinya.

"Pernyataan komitmen bersama ini akan semakin memacu semangat dan kerja keras PLN dalam penyelesaian proyek pembangkit dan transmisi 10.000 MW sehingga dapat beroperasi tepat waktu sesuai target yang diharapkan," kata Dahlan saat apel bersama kesiapan pelaksanaan pembangunan 2011 di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Rabu (5/1/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk pelaksanaan proyek jaringan transmisi dan gardu induk terkait proyek 10.000 MW, PLN menekankan para mitra kerja untuk bekerja secara optimal mengerahkan segala sumber daya agar pembangunan selesai tepat waktu.

Sebab di tahun 2011 ini sebanyak 7 pembangkit bagian dari proyek 10.000 MW di pulau Jawa akan mulai beroperasi. Sehingga memerlukan sistem jaringan transmisi dan gardu induk yang handal agar pasokan dari 7 pembangkit baru ini dapat tersalurkan ke pelanggan dengan lancar. Dengan tambahan pasokan listrik di Jawa-Bali, PLN optimistis dapat menuntaskan daftar tunggu sambungan baru dan memenuhi kebutuhan listrik  bisnis dan industri.

Adapun 7 pembangkit tersebut adalah PLTU 1 Banten-Suralaya (1 x 625 MW), PLTU 3 Banten-Lontar (3 x 315 MW), PLTU 1 Jabar-Indramayu (3 x 330 MW), PLTU 2 Jabar  Pelabuhan Ratu (1 x 350 MW), PLTU 1 Jateng-Rembang ( 2 x 315 MW), PLTU 1 Jatim-Pacitan (2 x 315 MW), PLTU 2 Jatim-Paiton (1 x 660 MW). Sehingga sistem kelistrikan Jawa-Bali akan mendapat tambahan pasokan daya dengan total 4.830 MW.

Di samping penyelesaian proyek-proyek pembagkit dan transmisi, dalam acara ini akan diberikan penghargaan pada kontraktor yang baik dan pemberi rapor pada kontraktor secara umum.

Demikian juga untuk wilayah Indonesia Timur. PLN berharap wilayah tersebut tak lagi kekurangan listrik. Di 2011 ini wilayah Indonesia Timur akan mendapat tambahan kapasitas daya dari pembangkit bagian proyek 10.000 MW luar Jawa.

Pasokan listrik itu berasal dari PLTU Kalsel-Asam-asam ( 2 x 65 MW), PLTU 2 NTT-Kupang (2 x 16,5 MW), PLTU 2 Sulut-Amurang (2 x 25 MW), PLTU Sulsel-Barru (2 x 50 MW), PLTU Maluku Utara-Tidore (2 x 7 MW), dan PLTU 1 NTT-Ende (2 x 7 MW).
(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads