Menteri ESDM: Pakai Akal Sehat, Orang Mampu Harusnya Pakai Pertamax

Menteri ESDM: Pakai Akal Sehat, Orang Mampu Harusnya Pakai Pertamax

Akhmad Nurismarsyah - detikFinance
Kamis, 06 Jan 2011 12:20 WIB
Jakarta -

Pemerintah mengatakan, sudah sewajarnya orang mampu memikul sendiri kebutuhan BBM mereka. Tak pantas jika pemerintah terus-terusan memberikan subsidi apalagi di tengah kenaikan harga minyak dunia.

"Soal harga minyak dunia yang naik itu tentu saja perlu dipikul oleh mereka yang mampu. Mereka yang mampu memang dengan sendirinya menggunakan akal sehat harus menggunakan pertamax. Masak mengambil subsidi dan ikut-ikutan menerima subsidi dari APBN kita yang terbatas yang buat program yang pertama pro rakyat," tutur Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh di kantornya, Jakarta, Kamis (6/1/2011).

Memang, saat ini kenaikan harga minyak dunia mendorong kenaikan harga BBM non subsidi yaitu pertamax cs. Harga BBM yang dijual oleh SPBU asing juga ikutan naik, dan ini menimbulkan sedikit protes di beberapa kalangan masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Darwin mengatakan, tingginya harga minyak mentah dunia saat ini berpotensi membuat subsidi BBM dan listrik yang harus dikeluarkan pemerintah makin besar. "Jadi ini semakin menguatkan perlunya pengaturan BBM subsidi," kata Darwin.

Sehingga subsidi BBM tidak salah sasaran, tinggal pemerintah saat ini melakukan persiapan secara baik sehingga kebijakan pembatasan BBM subsidi yang rencananya dimulai April 2011 ini bisa berjalan dengan baik.

Tak Berencana Naikkan Harga Premium

Dalam kesempatan tersebut, Darwin mengatakan pemerintah belum berencana menaikkan harga BBM subsidi yakni premium dan solar, meskipun harga minyak dunia terus melonjak menembus level US$ 90 per barel.

"Sejauh ini pemerintah tidak rencana menaikkan harga premium kenaikan harga minyak dunia itu selain kita tidak perlu mengkhawatirkan berlebihan," kata Darwin.

(dnl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads